Latest topics
» Tersedia accecories semua tipe motorby Rio Remix 005 Thu Apr 12, 2012 6:40 pm
» Keamanan Dalam Berkendara
by Rio Remix 005 Thu Apr 12, 2012 6:37 pm
» Hay temen2 sefty reading
by Rio Remix 005 Thu Apr 12, 2012 6:33 pm
» buat temen-temen REMIX
by Rio Remix 005 Mon Apr 09, 2012 2:10 am
» Peralatan Dalam Touring
by aray vandiamond Sun Mar 18, 2012 8:37 pm
» kopdar malming
by aray vandiamond Sun Mar 11, 2012 8:27 pm
» JAMDA MIO 2012
by Rio Remix 005 Tue Feb 21, 2012 11:45 am
» tgl 15 januari 2012
by Rio Remix 005 Sat Jan 14, 2012 8:36 pm
» brlakukan safety ridding dmn aja & kpn aja qta brkndara
by Rio Remix 005 Tue Jan 10, 2012 7:30 pm
» tingkatkan prsodraan
by aray vandiamond Wed Jan 04, 2012 5:28 pm
Keamanan Dalam Berkendara
Halaman 1 dari 1 • Share •
Keamanan Dalam Berkendara
1. Persiapan Kendaraan:
1. Instrument lampu, periksa apakah lampu sein, lampu rem, klakson dan lampu depan semua menyala dengan baik.
2. Rem, periksa apakah rem depan dan belakang berfungsi dengan baik,
khususnya rem depan karena lebih efektif dalam pengereman. Periksa juga
tinggi permukaan minyak rem cukup, jarak main tuas rem.
3. Roda, periksa ban dari pemakaian dan keretakan (kedalaman alur ban
harus lebih dari 0.8 mm), tekanan ban dan velk (speleng) atau jari-jari.
4. Bahan bakar. Periksa apakah cukup untuk mencapai jarak tujuan,
kebocoran disekitar karburator dan pastikan tutup tangki terpasang
kembali dengan benar.
5. Oli, apakah sesuai dengan standard (tinggi permukaan oli mesin), apakah terjadi kebocoran.
6. Rantai Roda, apakah tegangan sesuai dengan standard, telah di lumasi.
7. Mesin, apakah ada kebocoran oli mesin, kekencangan kabel busi atau tutup busi.
8. Kopling, apakah jarak main handle lopling telah sesuai dengan
standar, dapat ditekan dengan halus. Untuk touring dianjurkan untuk
mempersiapkan kabel kopling cadangan (punya vespa), kabel gas dan rem
cadangan.
9. Battery/ Aki, periksa apakah cairan aki berada pada level standar, periksa terminal aki dari karat dan kekendoran.
10.Cek dan jaga selalu kondisi sepeda motor anda, karena anda yang paling mengetahu kondisi layak dan tidaknya motor anda.
2. Lakukan Peregangan
Sangat dianjurkan melakukan pemanasan/peregangan sebelum melakukan perjalanan jauh/touring.
3. Posisi berkendara:
1. Pandangan, melihat jauh kedepan (kea rah yang hendak dituju)
agar jarak pandang untuk mendapatkan informasi sekitar menjadi luas.
2. Pundak, santai atau rileks.
3. Tangan, memegang bagian tengah dari gas tangan dimana anda dapat dengan mudah untuk mengoperasikan handle atau saklar.
4. Sikut, dengan sedikit menekuk tangan dan santai.
5. Pinggul, duduk pada posisi dimana anda dapat denagn mudah mengoperasikan stang kemudi dan rem.
6. Kaki, letakan bagian tengah telapak kaki anda pada sandaran kaki,
jari kaki menghadap kedepan, jempol kaki secara ringan berada diatas
pedal rem dan pedal gigi.
7. Lutut, secara ringan menekan tangki bahan baker diantara paha anda.
4. Pengereman
Biasakanlah melakukan pengereman dengan menggunakan rem depan dan
belakang bersamaan, dengan penekanan 75 % rem depan dan 250% rem
belakang. Pada saat menekan tuas rem depan gunakan 3 atau 4 jari anda,
dan posisi tuas kopling tidak tertekan. Latihlah teknik pengereman ini
sehingga ketika mengerem mendadak tidak terjadi penguncian putaran ban.
5. Dalam Perjalanan, beberapa hal harus diperhatikan :
1. Jangan menikung atau menyalip kendaraan lain, jika anda tidak bisa melihat kondisi didepan anda.
2. Waspadai dareah tidak terlihat oleh pengendara lain/Blank spot.
3. Jaga kecepatan berkendara, disesuaikan dengan kondisi lalu lintas. relative sepi, macet, dan banyak penyebrang jalan.
4. Berada di sebelah kiri (kecuali menyalip/mendahului), jangan
berkendara sepanjang sisi kanan jalan walau tidak ada kendaraan lain
dari arah yang berlawanan. Selalu waspada dengan kemunculan mendadak
dari kendaraan yang datang dari arah yang berlawanan.
5. Berubah jalur jalan, sangat penting untuk memberi tanda kea rah yang
anda tuju bagi pengendara lain dengan menyalakan lampu sein 3 detik
sebelum anda merubah jalur. Perhatikan pula kaca spion untuk melihat
keadaan disekitar dan memeriksa kendaraan dibelakang sebelum berubah
jalur.
6. Melewati persimpangan, ketika akan berbelok sangat penting untuk
menyalakan lampu sein 30 meter sebelum mendekati persimpangan untuk
memberikan tanda arah yang hendak anda tuju kepada pengguna jalan yang
lain. Dianjurkan untuk tidak mengandalkan kaca spion untuk memastika
kondisi lalu lintas karena kaca spion memiliki keterbatasan pandangan.
7. Mengendarai dengan satu tangan, sangat tidak dianjurkan karena dapat menghilangkan keseimbangan pada saat berkendara.
8. Selalu berhenti di belakang garis putih pada saat berhenti di lampu
merah/traffic light dan tidak memasuki jalur cepat yang bukan
diperuntukan untuk sepeda motor.
6. Rintangan di jalan
Batu kerikil, tanah/Lumpur, oli dan pasir dapat membuat
permukaan jalan sangat licin dan dapat menyebabkan sepeda motor
tergelincir dan jatuh. Untuk menghindarinya kurangi kecepatan pada
permukaan jalan yang baik dan hindari belok terlalu patah dan
pengereman terlalu keras saat melalui kondisi jalan seperti ini.
Lubang di jalan dan perbedaan ketinggian pada bahu jalan,
terutama pada malam hari, anda tidak mudah melihat seluruh tempat
karena cahaya dari lampu depan memiliki keterbatasan untuk
menjangkaunya, dan anda kemungkinan menemukannya sudah terlambat, jadi
anda harus selalu waspada melihat permukaan jalan didepan anda.
Pejalan kaki yang menyebrang jalan, yang seringkali secara tiba-tiba. Atau binatang ternak yang melintas.
7. Tidak lupa berdoa semoga perjalanan kita lancar dan di jauhkan dari kecelakaan.
1. Instrument lampu, periksa apakah lampu sein, lampu rem, klakson dan lampu depan semua menyala dengan baik.
2. Rem, periksa apakah rem depan dan belakang berfungsi dengan baik,
khususnya rem depan karena lebih efektif dalam pengereman. Periksa juga
tinggi permukaan minyak rem cukup, jarak main tuas rem.
3. Roda, periksa ban dari pemakaian dan keretakan (kedalaman alur ban
harus lebih dari 0.8 mm), tekanan ban dan velk (speleng) atau jari-jari.
4. Bahan bakar. Periksa apakah cukup untuk mencapai jarak tujuan,
kebocoran disekitar karburator dan pastikan tutup tangki terpasang
kembali dengan benar.
5. Oli, apakah sesuai dengan standard (tinggi permukaan oli mesin), apakah terjadi kebocoran.
6. Rantai Roda, apakah tegangan sesuai dengan standard, telah di lumasi.
7. Mesin, apakah ada kebocoran oli mesin, kekencangan kabel busi atau tutup busi.
8. Kopling, apakah jarak main handle lopling telah sesuai dengan
standar, dapat ditekan dengan halus. Untuk touring dianjurkan untuk
mempersiapkan kabel kopling cadangan (punya vespa), kabel gas dan rem
cadangan.
9. Battery/ Aki, periksa apakah cairan aki berada pada level standar, periksa terminal aki dari karat dan kekendoran.
10.Cek dan jaga selalu kondisi sepeda motor anda, karena anda yang paling mengetahu kondisi layak dan tidaknya motor anda.
2. Lakukan Peregangan
Sangat dianjurkan melakukan pemanasan/peregangan sebelum melakukan perjalanan jauh/touring.
3. Posisi berkendara:
1. Pandangan, melihat jauh kedepan (kea rah yang hendak dituju)
agar jarak pandang untuk mendapatkan informasi sekitar menjadi luas.
2. Pundak, santai atau rileks.
3. Tangan, memegang bagian tengah dari gas tangan dimana anda dapat dengan mudah untuk mengoperasikan handle atau saklar.
4. Sikut, dengan sedikit menekuk tangan dan santai.
5. Pinggul, duduk pada posisi dimana anda dapat denagn mudah mengoperasikan stang kemudi dan rem.
6. Kaki, letakan bagian tengah telapak kaki anda pada sandaran kaki,
jari kaki menghadap kedepan, jempol kaki secara ringan berada diatas
pedal rem dan pedal gigi.
7. Lutut, secara ringan menekan tangki bahan baker diantara paha anda.
4. Pengereman
Biasakanlah melakukan pengereman dengan menggunakan rem depan dan
belakang bersamaan, dengan penekanan 75 % rem depan dan 250% rem
belakang. Pada saat menekan tuas rem depan gunakan 3 atau 4 jari anda,
dan posisi tuas kopling tidak tertekan. Latihlah teknik pengereman ini
sehingga ketika mengerem mendadak tidak terjadi penguncian putaran ban.
5. Dalam Perjalanan, beberapa hal harus diperhatikan :
1. Jangan menikung atau menyalip kendaraan lain, jika anda tidak bisa melihat kondisi didepan anda.
2. Waspadai dareah tidak terlihat oleh pengendara lain/Blank spot.
3. Jaga kecepatan berkendara, disesuaikan dengan kondisi lalu lintas. relative sepi, macet, dan banyak penyebrang jalan.
4. Berada di sebelah kiri (kecuali menyalip/mendahului), jangan
berkendara sepanjang sisi kanan jalan walau tidak ada kendaraan lain
dari arah yang berlawanan. Selalu waspada dengan kemunculan mendadak
dari kendaraan yang datang dari arah yang berlawanan.
5. Berubah jalur jalan, sangat penting untuk memberi tanda kea rah yang
anda tuju bagi pengendara lain dengan menyalakan lampu sein 3 detik
sebelum anda merubah jalur. Perhatikan pula kaca spion untuk melihat
keadaan disekitar dan memeriksa kendaraan dibelakang sebelum berubah
jalur.
6. Melewati persimpangan, ketika akan berbelok sangat penting untuk
menyalakan lampu sein 30 meter sebelum mendekati persimpangan untuk
memberikan tanda arah yang hendak anda tuju kepada pengguna jalan yang
lain. Dianjurkan untuk tidak mengandalkan kaca spion untuk memastika
kondisi lalu lintas karena kaca spion memiliki keterbatasan pandangan.
7. Mengendarai dengan satu tangan, sangat tidak dianjurkan karena dapat menghilangkan keseimbangan pada saat berkendara.
8. Selalu berhenti di belakang garis putih pada saat berhenti di lampu
merah/traffic light dan tidak memasuki jalur cepat yang bukan
diperuntukan untuk sepeda motor.
6. Rintangan di jalan
Batu kerikil, tanah/Lumpur, oli dan pasir dapat membuat
permukaan jalan sangat licin dan dapat menyebabkan sepeda motor
tergelincir dan jatuh. Untuk menghindarinya kurangi kecepatan pada
permukaan jalan yang baik dan hindari belok terlalu patah dan
pengereman terlalu keras saat melalui kondisi jalan seperti ini.
Lubang di jalan dan perbedaan ketinggian pada bahu jalan,
terutama pada malam hari, anda tidak mudah melihat seluruh tempat
karena cahaya dari lampu depan memiliki keterbatasan untuk
menjangkaunya, dan anda kemungkinan menemukannya sudah terlambat, jadi
anda harus selalu waspada melihat permukaan jalan didepan anda.
Pejalan kaki yang menyebrang jalan, yang seringkali secara tiba-tiba. Atau binatang ternak yang melintas.
7. Tidak lupa berdoa semoga perjalanan kita lancar dan di jauhkan dari kecelakaan.

Nobita- Admin

- Jumlah posting: 24
Points: 44
Reputation: 0
Join date: 19.12.11
Age: 23
Lokasi: Yogyakarta

Re: Keamanan Dalam Berkendara
insy4JJl bro...kita brdo'a agar d ksih yg terbaik...
amin..
amin..
_________________
ARAY VANDIAMOND REMIX PUNYA "MIO CINTA"


aray vandiamond- Moderator

- Jumlah posting: 62
Points: 102
Reputation: 1
Join date: 22.12.11
Age: 24
Lokasi: djogjakarta

Similar topics» BUKU "Vespa Indonesia Dalam Gambar"
» "Safety Riding" dalam perjalanan panjang atau konvoi.
» ada jangkrik dalam kipas..
» engkol stater molos bila mesin dalam keadaan panas
» BOS Dalam Acara Gelegar Kontes Vespa Mania II
» "Safety Riding" dalam perjalanan panjang atau konvoi.
» ada jangkrik dalam kipas..
» engkol stater molos bila mesin dalam keadaan panas
» BOS Dalam Acara Gelegar Kontes Vespa Mania II
Halaman 1 dari 1
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik





